Archive

Archive for the ‘Linux and Networking’ Category

Recovery Grub Menggunakan Live CD

December 19, 2008 2 comments

Berikut cara recovery Grub dengan Live CD Ubuntu
1. Booting dengan menggunakan Live CD
2. Buka Gnome-Terminal
3. Ketikkan perintah :

ubuntu@ubuntu :~$ sudo bash
root@ubuntu :~# grub
root@ubuntu :~# find /boot/grub/stage1
(hd0,7)
root@ubuntu :~# root (hd0,7)
root@ubuntu :~# setup (hd0)
root@ubuntu :~# quit

4. Restart Komputer

Advertisements

Install Driver Epson C90 di Ubuntu

March 4, 2008 12 comments

Hari ini aku pengin banget nginstall Driver Epson C90 ku di Linux, Soalnya di Windows udah bisa. Daripada musti switch OS melulu, hehe.. Pertama kali aku coba cari-cari link buat download drivernya. Dan ternyata Epson sendiri menyediakan Driver Printer seri tersebut untuk Linux di URL : http://www.avasys.jp/lx-bin2/linux_e/ink/DL2.do

Keliyatane seh cuman buat Keluarganya RedHat, bisa diliyat dari Extensi File nya yang *.rpm walaupun sebenernya ada file sourcenya.

Setelah melalui tahap-tahap sulit compile dan Googling sana-sini akhirnya berhasil juga paket source nya di build dan di install.

Setelah menambahkan Printernya Lewat KControl (Oops kebetulan aku pake KDE) Printernya bisa di detect dan List Drivernya pun udah masuk.

Namun Anehnya Ketika dipake buat ngeprint ndak respon sama sekali. Wadooh Cuman Error aja yang tampil di Printer Jobs. Trus coba test dengan perintah

sasuke@konoha:~$ ekpstm
Keluar Error sebagai berikut :
PIPS Error: File accessing error.

Tak Henti-hentinya MengGoggling dan masih belum menemukan jawaban atas error tersebut. Akhirnya di sebuah Forum ada yang nyaranin pake Drivernya Epson C68 yang udah ada di Ubuntu Gutsy punyaku.

Setelah Kucoba ganti Drivernya dengan C68, dan ngeluarin Test Page nya, ternyata BERHASIL, It’s WORK !!!!

Categories: Linux and Networking

Mengaktifkan Progress bar pada Bootsplash

February 3, 2008 Leave a comment

Tutotial ini adalah Lanjutan dari tutorial sebelumnya yang berkaitan dengan bootsplash atau fbsplash. Pada tutorial sebelumnya waktu booting maupun shutdown progressbar tidak bisa bergerak alias tidak aktif. Dengan sedikit script di bawah ini akan mengaktifkan progress bar tersebut. Langkah2nya sebagai berikut :

  1. Buat file /etc/rc.progress
    • #touch /etc/rc.progress
  2. Isikan script di bawah ini dengan menggunakan editor, misalnya vim
    • #vim /etc/rc.progress
    • #!/bin/sh
      #
      # rc.progress   This file has a common subroutine used to update a
      #               bootsplash progress bar
      #
      
      # Count the number of times the progress bar is likely to be increased
      num=$((`cat /etc/rc.* | grep -c "^progressup"`))
      
      function progressup(){
       progress=$((`cat /tmp/progressbar`));
       progress=$(($progress+1));
       echo $progress > /tmp/progressbar
       echo "show $(( 65534 * $progress / $num ))" > /proc/splash
      }
  3. Tambahkan permission untuk bisa dieksekusi
    • #chmod +x /etc/rc.progress
  4. Coba jalankan script tersebut, bila terdapat error coba ubah symlink sh yang ada di /bin/sh ke symlinknya bash dan eksekusi lagi.
  5. Tambahkan beberapa baris script di bawah ini pada bagian atas dari file file di directory /etc/rc2.d/ atau di directory rc*.d yang lain (pokoknya sesuai dengan default init nya)
    • # Load the splash function
      . /etc/rc.d/rc.progress
      progressup
  6. Tambahkan script di akhir file /etc/rc.localseperti dibawah ini
    • # Remove the temporary progress bar file
      rm -f /tmp/progressbar
  7. Oke sudah selesai sekarang coba reboot komputernya dan lihat hasilnya. Selamt mencoba 🙂
Categories: Linux and Networking

Mendisable Tombol Ctrl+Alt+Del di Ubuntu

February 3, 2008 Leave a comment

Sebenarnya waktu itu aku ingin meliyat default init nya ubuntu itu init berapa, soalnya untuk mode multiuser ada beberapa kemungkinan init nya. Biasanya sih ada di /etc/inittab tapi kok di ubuntu ndak ada. setelah nyari-nyari eh ternyata dapet tutorial untuk mendisable tombol ctrl+alt+del hehehe. Untuk Pengguna Distro Debian, cara untuk Mendisable tombol Ctrl+Alt+Del supaya System tidak restart adalah dengan mengedit file /etc/inittab. Namun di Ubuntu ternyata tidak terdapat file tersebut. Usut demi usut ternyata terdapat di file /etc/event.d/control-alt-delete. jadi ndak fokus nih 😦

Mengamankan GRUB

January 21, 2008 Leave a comment

Pada banyak kasus instalasi GRUB yangmasih standar tidaklah aman, Maksudnya adalah bahwa setiap orang yang mempunyai akses secara fisik ke komputer diperbolehkan untuk mengubah setingan untuk boot up. Dalam keadaan tersebut seseorang diperbolehkan melakukan booting dan masuk ke mode single user tanpa di mintai password. Dengan cara demikian sistem kita masih rentan terhadap serangan.

Dengan fitur keamanan dari GRUB kita dapat mengamankanboot menu dan setiap masukan yang dikehendaki. Keuntungan GRU dibandingkan LILO dalam hal ini adalah GRUB menggunakan password terenkripsi MD5 yang tidak dapat diketahui secara mudah dengan membaca file konfigurasi GRUB.

Untuk mendapatkan password MD5 masukkan perintah di bawah ini pada shell:

root@konoha:~# grub-md5-crypt
Password: ******
Retype password: ******
$1$HekmK$ODO9OOJhGbtDRfIdmA4xV1

Setelah mendapatkan password md5 nya kita edit file /boot/grub/menu.lst denga editor, misalnya dengan vim.

root@konoha:~#vim /boot/grub/menu.lst

Edit tambahkan kata “password –md5 ” diikuti dengan password yang telah didapatkan tadi di bawah settingan “timeout” (lihat konfigurasi menu.lst)

password --md5 $1$HekmK$ODO9OOJhGbtDRfIdmA4xV1

Sebagai tambahan tambahkan permission pada file tersebut sehingga hanya root yang bisa membacanya dengan perintah :

root@konoha:~#chmod 700 /boot/grub/menu.lst

Jangan lupa untuk memastikan bahwa booting CDROM didisable dan diproteksi dengan password, dengan begini seorang penyerang tidak bisa dengan mudah menggunakan Live-CD untuk menjebol GRUB (kecuali denga mereset BIOS bigsmile).

Categories: Linux and Networking

Pusing Nyeting NS REcord nya DNS

November 20, 2007 Leave a comment

NS Records

NS records define authoritative name servers for a zone. The right side must include a name to which an IP address is assigned by an A record. The right side must not include a synonym, i.e., an NS record must not point to a CNAME record.
There are always identical NS records in two databases:
1. In the database of a superordinate zone. These NS records delegate authority to a
subordinate name server.
2. In the database of subordinate zone. Database on subordinate zone contains
authoritative data for zone only.

If the domain name of the subordinate name server is in a subordinate domain, a glue A record with the IP address of the name server must follow this NS record. This is necessary because the superordinate name server has to know a link to the IP address of the subordinate name server. This link is included as additional information in its DNS response. The same NS records are in the database in an authoritative name server for the zone, i.e., according to the terminology of the previous paragraph in the lower-level name server.

Example 5:
An authoritative name server of a higher-level zone, company.com, delegates authority for the domain, branch.company.com, to the ns.branch.company.com server. As the subordinate name server is a part of the subordinate domain, it is necessary to add a glue A record (nonauthoritative) in the superordinate zone for the ns.branch.company.com computer:

company.com   IN   SOA     …
IN   NS        ns.provider.net.
IN   NS        ns.company.com.

ns                       IN   A          11.1.1.1
branch               IN  NS         ns.company.com.
IN  NS         ns.branch.company.com.
ns.branch          IN A            11.2.2.2

The name server of the branch.company.com domain, i.e., the authoritative name server of a ower-level domain has the following database available:

branch.company.com   IN   SOA   …
IN   NS      ns.company.com.
IN   NS      ns.branch.company.com.

ns                                    IN   A        11.2.2.2

Again, it is necessary to point out that it is a good idea to type the full domain address with a dot at the end on the right side of NS records.

Install Bootsplash dan BackGround buat TTY (fbsplash)

November 5, 2007 5 comments

Hari Gini TTY nya masih Hitam, kelam ?? Heheheee Katrox Lu. Ayuuk bikin Bootsplash dan BackGround buat TTY mu bigsmile. Buat yang belum pernah liyat nie ada snapshotnya (gimana capturenya ya ?) . Kalo di Ubuntu mungkin namanya fbsplash, hmm… ndak tau deh.

splash silentbootsplash

Agak susah sih, soalnya kudu compile kernel juga hiks sad (semangat!!) Kalo sekedar bootsplash sih ndak perlu compile kernel. Untuk kernel terakhir yang disupport adalah kernel 2.6.21. Oke Hajimemashou -> Mari Kita Mulai

  1. Domwload/install, extract, dan buat symlink kernel source (saya pake yang kernel source 2.6.20 aja)
    • # apt-get install linux-source-2.6.20
    • # cd /usr/src
    • # tar -xjvf linux-source-2.6.20
    • # ln -s linu-source-2.6.20 linux
  2. download dan extract patch untuk bootsplash (letakkan di folder /usr/src/linux-2.6.20) dengan perintah wget
    • # wget ftp://ftp.bootsplash.org/pub/bootsplash/kernel/bootsplash-3.1.6-2.6.20.diff.gz
    • # gunzip bootsplash-3.1.6-2.6.20.diff.gz
    • # patch -p1 < bootsplash-3.1.6-2.6.21.diff
  3. Selanjutnya adalah proses mengkompile kernel. Karena kita hanya melakukan sedikit perubahan saja, maka lakukan perintah make oldconfig, kemudian kita baru mengkonfigurasi setingan untuk bootsplash. Pastikan library ncurses anda telah terinstall untuk menampilkan menu nya.
    • # make oldconfig
    • # make menuconfig
    • Ubah settingan pada menu menjadi built in <*> pada setingan :
      • Device Drivers ---> Graphics support ---> Console display driver support ---> Framebuffer Console support
      • Device Drivers ---> Graphics support ---> VGA 16-color graphics Support dan VESA VGA Graphics Support
      • Device Drivers --> Block devices --> RAM disk support
    • Ubah settingan pada menu menjadi exclude [ ] pada setingan :
      • Device Drivers ---> Graphics support ---> Enable Tile Blitting Support
      • Kernel Hacking ---> Kernel Debugging
    • Kalo settingan dah dirasa cukup (kali aja pengin ngubah2 setting yang laen) trus di save.
  4. Sekarang waktunya Bikin Kernel baru dan kernel headernya 🙂
    • # make-kpkg --initrd --append-to-version=-bootsplash kernel_image kernel_headers
    • Tunggu sampe beberap menit/jam tergantung spesifikasi computermu, bila masih gagal coba ubah settingan lainnya, terlebih dahulu bersihkan file object-object dengan perintah :
      • # make clean
    • Ulangi langkah 3 dan 4 hingga berhasil. Bila telah berhasil akan muncul paket linux-image-versi.kernel-baru.deb dan linux-header-versi.kernel-baru.deb pada direktori /usr/src
  5. Kalo dah berhasil build kernel image dan kernel headernya maka langkah selanjutnya adalah menginstall kernel baru tersebut
    • # dpkg -i /usr/src/linux-image-versi.kernel-baru.deb
    • # dpkg -i /usr/src/linux-header-versi.kernel-baru.deb
  6. Trus update grubnya kalo belum terupdate (harusnya sih dah otomatis)
    • # /usr/sbin/update-grub
  7. Langkah Berikutnya adalah menginstall bootsplash dan theme-nya, untuk pengguna debian bisa langsung pake perintah :
    • # apt-get install bootsplash bootsplash-theme-debian
  8. Config bootsplash defaultnya ada di folder /etc/default/bootsplash dan theme nya terinstall di /etc/bootsplash/themes.
  9. Copy file intrd kernel baru anda ke initrd.splash
    • # cp  /boot/initrd.img-versi.kernel-baru /boot/initrd.splash
  10. Jalankan perintah untuk meng-attach image ke initrd
    • # /usr/sbin/splash -s -f /etc/bootsplash/themes/current/config/bootsplash-1024x768.cfg >> /boot/initrd.splash
  11. Jangan Lupa untuk mengupdate isi /boot/grub/menu.lst dengan editor vim kesayangan anda
    • # vim /boot/grub/menu.lst
    • Edit dibagian section kernel yang baru saja anda build, tambah opsi :
      • video=vesafb:ywrap,mtrr:3,1024×768-16 vga=791 splash=silent
    • Contoh Lengkapnya misalnya seperti ini :
      • title Ubuntu, kernel 2.6.20.3-ubuntu1-bootsplash
        root (hd1,0)
        kernel /boot/vmlinuz-2.6.20.3-ubuntu1-bootsplash root=UUID=991eb8ff-3813-47b7-8d8d-7f7284b413d4 video=vesafb:ywrap,mtrr:3,1024×768-16 vga=791 splash=silent
        initrd /boot/initrd.splash
        quiet
        savedefault
  12. Restart Komputer anda dan pergunakan Kernel hasil Kompilasi tadi. Akan terlihat bootsplash dengan progress bar, dimana pesan2 dari kernel tidak ditampilkan karena berada pada mode silent. Untuk menampilkan pesan2 kernel tekan tombol F2 atau ubah parameter silent menjadi verbose di /boot/grub/menu.lst. Bootsplash mode verbose tersebut nantinya akan menjadi background TTY mu.
  13. Sekian, Selamat mencoba act-up.png
Categories: Linux and Networking